WASPADA!! ISPA MENGINTAI ANAK ANDA!

WASPADA!! ISPA MENGINTAI ANAK ANDA!

ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah suatu penyakit yang terbanyak diderita oleh anak- anak, baik dinegara berkembang maupun dinegara maju dan banyak dari mereka perlu masuk rumah sakit karena penyakitnya yang cukup gawat. Penyakit-penyakit saluran pernapasan pada masa bayi dan anak-anak dapat pula memberi dampak yang fatal yaitu cacat bawaan hingga usia dewasa.

ISPA masih menjadi masalah serius dalam dunia kesehatan karena menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi yaitu kira-kira 1 dari 4 kematian yang terjadi. Setiap anak diperkirakan mengalami 3-6 episode ISPA setiap tahunnya. 40 % – 60 % dari kunjungan diPuskesmas adalah oleh penyakit ISPA. Dari seluruh kematian yang disebabkan oleh ISPA mencakup 20 % – 30 %. Kematian yang terbesar umumnya adalah karena pneumonia dan pada bayi berumur kurang dari 2 bulan.

ISPA dapat ditularkan melalui air ludah, darah, bersin, udara pernapasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat kesaluran pernapasannya. Infeksi saluran pernapasan bagian atas terutama yang disebabkan oleh virus, sering terjadi pada semua golongan masyarakat pada bulan-bulan musim dingin.
Tetapi ISPA yang berlanjut dapat menjadi pneumonia (radang paru-paru)  yang sering terjadi pada anak kecil terutama apabila anak tersebut kekurangan gizi dan dikombinasi dengan keadaan lingkungan yang tidak bersih. Resiko terutama terjadi pada anak-anak karena meningkatnya kemungkinan infeksi silang, beban immunologis (daya tahan tubuh) terlalu besar karena dipakai untuk penyakit parasit dan cacing, serta tidak tersedianya atau berlebihannya pemakaian antibiotik.

Tanda-tanda klinis

  • Pada sistem pernafasan adalah: napas tak teratur dan cepat, retraksi/ tertariknya kulit kedalam dinding dada, napas cuping hidung/napas dimana hidungnya tidak lobang, sesak kebiruan, suara napas lemah atau hilang, suara nafas seperti ada cairannya sehingga terdengar keras
  • Pada sistem peredaran darah dan jantung : denyut jantung cepat atau lemah, hipertensi, hipotensi dan gagal jantung.
  • Pada sistem Syaraf adalah : gelisah, mudah terangsang, sakit kepala, bingung, kejang dan coma.
  • Pada hal umum adalah : letih dan berkeringat banyak.

Tanda-tanda bahaya pada anak golongan umur 2 bulan sampai 5 tahun adalah: tidak bisa minum, kejang-kejang, kesadaran menurun, stridor atau nafas tidak teratur (tersenggal-senggal) dan gizi buruk.

Tanda bahaya pada anak golongan umur kurang dari 2 bulan adalah: kurang bisa minum (kemampuan minumnya menurun sampai kurang dari setengah volume yang biasa diminumnya), kejang, kesadaran menurun, mendengkur, menggigil, demam dan dingin

Permalink

Recent Posts

Leave a comment

POST COMMENT

Protected by WP Anti Spam